Langsung ke konten utama

Bagaimana Mungkin Aku Bisa Berhasil ?



                Bayangkan, Anda telah membuka sebuah usaha produksi cinderamata, dan suatu ketika muncullah pesaing-pesaing usaha baru. Akibat persaingan usaha, omzet Anda menurun, sementara Anda harus tetap membayar gaji karyawan, cicilan utang, dan setumpuk tagihan bulanan lainnya.
                Di tengah kesulitan demi kesulitan tersebut, tagihan usaha Anda macet. Pikiran beracun di tengah berbagai kesulitan tersebut, dan suka sekali mengatakan, “Aku tak mungkin berhasil?  
                Dampak dari pikiran beracun. Menurut Anda, ditengah era persaingan bebas seperti ini, beberapa banyak usaha yang tidak pernah mengalami penurunan omzet ? Kalaupun ada, jawabannya tentu: “Sangat sedikit”. Karena itu, sesungguhnya rentetan kesulitan demi kesulitan akibat penurunan omzet seperti yang Anda alami niscaya juga dialami oleh kebanyakan usaha lainnya, tak peduli sebesar apapun usaha itu.
                Lalu, Mengapa ada usaha-usaha yang berhasil melewati semua rentetan kesulitan tersebut dan tumbuh ?
                Jawabannya ialah karena usaha-usaha yang berhasil selalu berprinsip bahwa mereka lebih besar dari segala kesulitan yang mereka alami. Prinsip tersebut tentu bukan hanya sekadar untuk menentramkan hati. Lebih dari itu, prinsip tersebut merupakan prinsip yang menjadi semangat bagi mereka untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mengatasi satu demi satu kesulitan yang tengah dihadapi.

                Pernyataan “Aku tak mungkin berhasil” sama artinya dengan mengatakan bahwa kesulitan yang dihadapi lebih besar dari pada kemampuan Anda untuk mengatasinya. Jika pikiran beracun ini dibiarkan tumbuh mekar dalam diri, pikiran beracun ini dibiarkan tumbuh mekar dalam diri, pikiran beracun itu akan melemahkan, bahkan memusnahkan, kepercayaan diri terhadap kemampuan diri untuk mengatasi persoalan-persoalan yang sedang dihadapi. Saat kepercayaan terhadap kemampuan diri kecil, bahkan problem kecil pun bisa menjadi sumber keputusasaan yang besar. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMP Muhammadiyah Plus Batam Kota

SMP Muhammadiyah Plus Batam Kota merupakan salah satu sekolah favourit yang ada di Batam Kota. Dimulai didirikan pada tahun 2013 dengan jumlah siswa tahun pertama sebanyak 7 siswa. Sudah 2 kali pergantian kepala sekolah, yang pertama yaitu Ms.Heny Kusdiyanti, S.Pd.,M.M dan disusul oleh Ms.Ani Hidayatin, S.Pd.,M.M. Pada tahun kedua yaitu 2014/2015 jumlah siswa mengalami peningkatan yaitu 53 siswa, disusul tahun ke-3 sebanyak 103 siswa dan tahun ke-4 155 siswa. Dengan jumlah 6 rombel secara keseluruhan. SMP Muhammadiyah Plus Batam Kota tidak bisa dilepaskan oleh SD Muhammadiyah Plus yang masih satu atap. Ditambah keakraban gurunya yang masih ada guru paralel. Sekolah ini diminati karena unggul pada agama, akhlak dan tak ketinggalan bahasa Inggris nya. Itulah mengapa sekolah ini masih menjadi sekolah favourit di kawasan Batam Kota.

Menangkan Persaingan Global

Kemampuan berbasa Inggris memang kudu dimiliki para mellenials agar bisa bersaing secara global. Tidak hanya untuk bekerja di perusahaan level nasional dan internasional, tapi juga untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Secara internasional, kemampuan Bahasa Inggris seseorang ditandai dengan adanya sertifikat ujian baik International English Language Testing System (IELTS), Test of English for International Communication (TOEIC), Test of English as a Foreign Language (TOEFL) paper based, dan TOEFL-iBT (internet Based Test). Masing-masing tes ini diperuntukan untuk tujuan berbeda-beda. Jika tujuannya untuk bekerja, maka biasaynya sertifikat yang diperlukan adalah TOEIC dan TOEFL paper- based. Sementara untuk melanjutkan pendidikan, mayoritas universitas di luar negeri meminta sertifikat IELTS atau TOEFL-iBT. Untuk skor nilai minimal, tentunya sangat bervariasi tergantung kebutuhan perusahaan dan kampus. Biasanya, pekerjaan atau kuliah di bidang sosial yang banyak berhubungan ...

Pidato Kepala Sekolah SMP di Hadapan Wali Murid

Masa Lalu. Dulu sekolah ini pernah menjadi sekolah favorit yang bergengsi. Selalu dibanjiri pendaftar ketika seleksi penerimaan siswa baru, hujan prestasi yang tanpa henti, dan selalu masuk ke dalam 5 besar sekolah terbaik hasil Ujian Nasionalnya, disini, di kota ini. Inikah alasan Bapak/Ibu menyekolahkan putra/putri Anda di sini ? Kini (Sekarang) Sekarang sepertinya kisah kejayaan itu tinggal cerita masa lalu. Hanya dapat dipandangi dan diratapi. Tidak ada yang dapat dibanggakan lagi. Sekarang kita miskin prestasi Hasil Uji Coba Ujian Nasional pertama kita menjadi bukti dan saksi kebisuannya. Kita mendapatkan peringkat 20. Yang berarti 4x lipat prestasi Ujian Nasional tahun-tahun lalu. Inilah kabar terpenting yang menjadi alasan mengapa Bapak/Ibu saya minta keikhlasannya untuk hadir di sini saat ini, di sekolah tercinta yang sedang berduka ini. Masa Depan. Ujian Nasional tinggal 5 bulan lagi. Apakah kita ingin melihat buruknya prestasi sekolah ? Apakah kita ingin melih...